KUTAI KARTANEGARA, Linimasa.co – Sebanyak 118 perangkat desa mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa (pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Muara Badak di Hotel Aston Samarinda.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono.
Sunggono mengatakan bahwa desa adalah ujung tombak proses pembangunan dan bahwa peran aparatur pemdes sangat penting dalam mewujudkan pembangunan di desa.
Ia menekankan bahwa aparatur desa harus memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa melalui berbagai program pelatihan dan pembinaan.
Salah satu contoh adalah kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa yang dilaksanakan oleh Kecamatan Muara Badak.
Sunggono berharap agar aparatur desa dapat memahami tugas dan fungsinya dengan lebih baik, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
Aparatur desa juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan desa dan membangun komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak.
“Salah satu programnya adalah kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa, yang dilaksanakan oleh Kecamatan Muara Badak pada hari ini,” ujar Sunggono.
Dengan kemampuan pengelolaan keuangan desa yang baik, pemdes dapat menetapkan APBDes tepat waktu, yakni tanggal 31 Desember.
Pengelolaan keuangan desa juga harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab untuk menghindari permasalahan-permasalahan di kemudian hari.”Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat desa,” tambahnya.














































